:

Kerja sama perdagangan dengan Republik Indonesia

Perdagangan bilateral antara Republik Belarus dan Republik Indonesia

(dalam juta $ A.S.) 

Tahun

Nilai perdagangan

Ekspor 

Impor 

Neraca perdagangan

2004

26,3

15,8

10,5

5,2

2005

41,5

24,2

17,3

6,9

2006

60,7

37,6

23,1

14,5

2007

61,3

24,7

36,6

-11,9

2008

144,5

87,7

56,7

31,0

2009

65,5

20,9

44,6

-23,6

2010

176,4

129,3

47,1

82,1

2011

219,2

160,9

58,3

102,6

2012

132,2

90,1

42,1

48,0

2013

129,5

91,4

38,1

 53,3

2014

215,0

190,9

24,2

166,7

2015

193,5

169,3

24,2

 145,1

2016

195,8

175,5

20,3

155,2

2017

158,3

134,5

23,8

110,7

2018

257,7

227,3

30,4

196,9

2019

209,5

180,7

28,8

151,9

2020 181,6 143,5 38,1

105,3

2021 232,3 200,4 31,9 168,5

Ekspor utama dari Belarus ke Indonesia pada 2018 adalah potasium, truk tambang, ban, poliamid, perabot medis, instrumen dan perangkat yang digunakan dalam pengobatan, peralatan, dll. Impor utama ke Belarus adalah senyawa amino, ikan olahan, serat optik, peralatan pencetakan, bantalan, kertas, farmasi, karet alam, pakaian, pewarna, minyak kelapa sawit dan kelapa, kakao, dll. Impor Belarus dari Indonesia mencakup sekitar 230 item komoditas.  Hubungan perdagangan dan ekonomi antara Republik Belarus dan Republik Indonesia berkembang dengan pesat. Nilai perdagangan meningkat dari 1,8 juta dollar AS pada tahun 1995 mencapai 257,7 juta pada tahun 2018.

Pada tahun 2012 Belarus mulai memasok kendaraan berat ke Indonesia, 2013 – traktor pertanian, 2014 – kaprolaktam dan poliamid, 2015 — X-ray berteknologi tinggi.

Komisi Bersama Antar Pemerintah Belarus-Indonesia untuk kerja sama di bidang Perdagangan, Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi telah didirikan. Ketua komisi ini dari pihak Belarus adalah Wakil Menteri Pertama Luar Negari Belarus, dari pihak Indonesia – Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Indonesia. Sidang pertama komisi ini diadakan pada Februari 2008.

Sidang kedua komisi ini diadakan pada November 11, 2009 di Jakarta. Delegasi Belarus dikepalai oleh Wakil Menteri Luar Negari Belarus Bpk. Sergei Aleinik. Delegasi ini termasuk wakil-wakil Kementerian Perindustrian, Kementerian Hukum, KADIN Belarus, “BelAZ”, CJSC “Belarusian Potash Company”, “Belshina”. Di sela-sela komisi antar pemerintah ini diadakan forum bisnis.

Sidang ketiga komisi ini diadakan di Minsk pada September 15, 2011. Delegasi Indonesia dikepalai oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Indonesia Ibu Retno Marsudi. Dalam delegasi ini ada wakil-wakil dari  Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, KADIN Indonesia, pemerintah Kalimantan Timur dan sejumlah pengusaha dari Indonesia. Pertemuan antara pengusaha-pengusaha kedua negara dilakukan di KADIN Belarus.

Wakil-wakil sejumlah perusahaan Belarus berpartisipasi dalam pameran internasional  «Heavy Duty Vehicle and Equipment» pada Maret 28-31, 2012 di Jakarta. Perusahaan JSC “BelAZ”, “MTZ”, JSC “Amkodor”, JSC “MAZ”, “Bobruisk Tractor Parts and Units”, JSC “Belshina”, JSC “BMP”, JSC “Bobruyskagromash”, JSC “Glubokskiy milk factory” dan organisasi-organisasi dibawah Kementerian Pendidikan, Akademi Sains Nasional Belarus, Komite Sains dan Teknologi Negara Belarus turut berpartisipasi dalam pameran tersebut.

Di sela-sela KADIN Indonesia diselenggarakan pertemuan antara penjual dan pembeli yang dihadiri oleh peserta pameran internasional  «Heavy Duty Vehicle and Equipment» pada Maret 29, 2012.

Pada September 23, 2013 di Bogor diselenggarakan sidang keempat Komisi Bersama Antar Pemerintah Belarus-Indonesia untuk kerja sama di bidang Perdagangan, Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Kedua pihak membahas pelaksanaan persetujuan yang dicapai selama kunjungan Presiden Republik Belarus ke Republik Indonesia (Maret 18-20, 2013). Usai pembahasan ini ditandatangani Agreed Minutes sidang keempat Komisi Bersama.

Delegasi Belarus terdiri dari Wakil Pertama Menteri Pertanian Belarus Bpk. Leonid Marinich, wakil-wakil Secretariat of the Council of Ministers, Kementerian Perindustrian, Kementerian Luar Negeri Belarus dan wakil-wakil JSC BelAZ, JSC Lidselmash, JSC MAZ, JSC MTZ, JSC Belshina, JSC Belarusian Potash Company, Amkodor-Mozha Ltd.

Pada Juni 22, 2015 diselenggarakan sidang kelima Komisi Bersama Antar Pemerintah Belarus-Indonesia untuk kerja sama di bidang Perdagangan, Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Minsk. Kedua pihak menukar informasi tentang keadaan dan prospek perkembangan ekonomi kedua negara, kerja sama bilateral, membahas kerja sama perdagangan, ekonomi, investasi, sains, teknologi, budaya dan pendidikan. Ditandatangani Agreed Minutes sidang kelima Komisi Bersama Antar Pemerintah Belarus-Indonesia untuk kerja sama di bidang Perdagangan, Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Memorandum Kooperasi antara “Belarusian Telegraph Agency” dan ANTARA News  Agency. Kepala delegasi Indonesia bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Belarus Bpk. Vladimir Semashko. Delegasi Indonesia berkunjung ke JSK BELAZ dan bertemu dengan pimpinan Kamar Dagang dan Industri Belarus dan perusahaan “BSVT”.

Pada Mei 29 – Juni 2, 2016 delegasi Wakil Perdana Menteri Belarus Bpk. Vladimir Semashko berkunjung ke Indonesia. Selama kunjungannya Vladimir Semashko bertemu dengan Bpk. Dr. Muhammad Jusuf  Kalla, Wakil Presiden Republik Indonesia, Bpk. Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Bpk. A.M. Fachir, Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Bpk. Dr. Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, General (Purn.) Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan Indonesia, dengan Gubernur Sumatera Selatan dan Gubernur DKI Jakarta, pimpinan holding «Salim Group» dan «Blue Bird Group». Selama pertemuan-pertemuan tersebut dibahas berbagai isu kerja sama politik, perdagangan, investasi dan sains. Selama forum ekonomi yang dipersembahkan KADIN Indonesia ditandatangani kontrak-kontrak untuk pasokan ke Indonesia truk MAZ, traktor pertanian dan ban. Ditandatangani Memorandum untuk mendirikan perusahaan patungan yang mengelola penjualan mesin BelAZ di Indonesia.

Pada Oktober 17-18, 2017 delegasi Belarus dikepalai oleh Bpk. Andrei Dapkiunas, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Belarus melakukan kunjungan kerja ke Indonesia. Sidang ke-6 Komisi Bersama Antar Pemerintah Belarus-Indonesia untuk kerja sama di bidang Perdagangan, Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi diadakan di Jakarta. Kedua belah pihak sepakat untuk mengintensifkan kerja sama perdagangan, ekonomi dan investasi antara kedua negara dan telah membahas prospek peningkatan lebih lanjut pasokan mesin yang diproduksi oleh perusahaan saham gabungan Belarus “MAZ”, “BelAZ” dan “MTW”. Pada Oktober 17, 2017 Forum Bisnis Indonesia-Belarus di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Kamar Dagang dan Industri Belarus diadakan di Jakarta.

Isu-isu prioritas kerja sama perdagangan dan ekonomi antara Belarus dan Indonesia dibahas selama sesi kedua konsultasi politik antara kementerian luar negeri kedua negara pada Mei 24, 2018 selama acara-acara internasianal yang didedikasikan untuk peringatan 25 tahun hubungan diplomatik di Minsk pada November 2018 dan pada Desember 2018 selama kunjungan kerja ke Indonesia delegasi yang dikepalai oleh Wakil Menteri Perindustrian Republik Belarus Dmitry Korchik.

Pada tahun 2018 Indonesia menempati peringkat ke-15 di dunia di antara negara-negara tujuan utama ekspor dari Belarus. Nilai rekor ekspor barang dagangan Belarus telah dicapai selama masa 25 tahun sejak terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara. 

Pada 2019, 37 item baru telah dikirim ke pasar Indonesia. Pengiriman pertama produk susu dilakukan oleh “Savushkin Product” dan “Babushkina Krynka”.

Kerja sama di bidang teknik mesin terus berlanjut. Pada 2019, proyek dilaksanakan untuk mengirim 8 truk BelAZ berkapasitas 130 ton ke Indonesia. Kebanyakan peralatan militer dan khusus Belarus di pasar Indonesia juga berkembang.

Pada tahun 2020 Indonesia merupakan pasar strategis ke-4 di dunia untuk penjualan potasium klorida Belarus. Selain itu, pasokan produk susu meningkat lebih dari satu setengah kali; ekspor produksi OJSC “MAZ” dan OJSC  “MTZ” ke Indonesia dilanjutkan. Posisi ekspor baru “pulp diputihkan” dibuka di OJSC “Svetlogorsk Pulp dan Board Mill”. Holding “BelOMO” memulai realisasi proyek untuk melokalkan produksi perangkat pengawasan di Indonesia. Indonesia menempati peringkat ke-18 di antara tujuan ekspor Belarus paling signifikan.

Pada tahun 2021, pertumbuhan ekspor non-komoditas ke Indonesia meningkat dua kali lipat, termasuk produk susu – lebih dari 4 kali lipat. Indonesia menempati urutan ke-18 di antara tujuan ekspor Belarus yang paling penting. Kerjasama di tingkat daerah diintensifkan, serangkaian seminar online untuk bisnis telah diadakan.

Belarusian Diplomatic Missions

All Missions Belarus' Foreign Ministry
Go to